Analisis Struktur Nafkah Anggota Pengelola Hutan Adat Titian Teras di Desa Demang Kabupaten Sarolangun
Abstract
The social forestry program was first mandated in Forestry Law Number 41 of 1999 which states that the main objective of community forest management is for equitable and suistainable community walfare. The social forestry program in Demang Village, using the customary forest scheme, has become one of the means or livelihood strategies for the community and has garnered high levels of participation in social forestry. This will affect the livelihood structure based on the livelihood sources of Titian Terrace customary forest management members. The aim of this research is to analyze the livelihood structure of village community of the Titian Teras traditional forest management and analyze the contribution of the Titian Teras traditional forest to the manager's income. The data analysis used in this research is quantitative analysis and descriptive analysis by calculating revenue, cost , income and contribution on the income of customary forest-managing communities. The results of the research show that the livelihood structure of Titian Terrace customary forest management members in Demang Village is related to total on-farm income of IDR. 397,770,950/year, off farm income Rp. 131,948,700/year, and non-farm income Rp. 1,636,674,000/year. With the total income of the household income structure being Rp. 2,166,393,650/year with an average of Rp. 180,601,129/Year. Meanwhile, the total income in customary forest areas is Rp. 8,310,400/year with an average of Rp. 692,533/Year. Meanwhile, the contribution of customary forests to the total household income of members of customary forest management is 0.3821%.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ardiansa. 2010. Analisis skala usaha tani pola agroforestry di Desa Leko Pancing Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros. Skripsi. Makassar (ID): Universitas Hasanuddin.
Astuti, YA., Dharmawan, AH., Putri, EIK & Indrawan, A. 2008.
Struktur Nafkah Rumahtangga dan pengaruhnya Terhadap Kondisi Ekosistem Sub DAS Citanduy Hulu. Jurnal Transdisiplin Sosiologi, Komunikasi & Ekologi Manusia. Volume 2 No.01.
Dharmawan AH. 2001. Farm household livelihood strategies and socio-economic changes in rural Indonesia (disertasi). Germany: The
Georg-August University of Gottingen.
Dharmawan AH. 2007. Sistem penghidupan dan mata pencaharian pedesaan: pandangan sosiologi mata pencaharian (livelihood sociology) mazhab barat dan mazhab bogor. 01 (02): 127-138.
Diniyati, D., & Achmad, B. 2015. Kontribusi Pendapatan Hasil Hutan Bukan Kayu Pada usaha Hutan Rakyat Pola Agroforestri di Kabupaten Tasikmalaya. Yogyakarta. Jurnal Ilmu Kehutanan. Volume 9 No. 1.
Ellis F. 2000. Rural Livehoods an Diversity in Developing Countries.
Oxford University Press, New York.
Fridayanti, N., & Dharmawan, AH. 2013. Analisis Struktur dan Strategi Nafkah Rumahtangga Petani Sekitar Kawasan Hutan Konservasi di Desa Cipeuteuy Kabupaten Sukabumi. Jurnal Sosiologi Pedesaan. Volume 01 No. 01
Hermawati D. 2016. Persepsi, Motivasi dan Perilaku Masyarakat Adat Terhadap Pengelolaan Kawasan Hutan (Kasus Kawasan Hutan sekitar Desa Sindanglaya Banten). Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Laksana, KTA., Ambarwati IAU & Darmawan DP. 2023. Strategi dan Struktur Nafkah Rumah Tangga Petani Jeruk di Kecamatan Bangli Kabupaten Bangli Provinsi Bali. Jurnal Agribisnis dan Agrowisata. Volume 12 No. 01.
Liani M,F,. Roslinda, E & Muin, S . 2015. Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Hutan Adat di Dusun Sungai Utik Desa Batu Lintang Kecamatan Embaloh Hulu Kabupaten Kapuas Hulu. Jurnal Hutan Lestari. Vol. 4.
Mamentiwalo N, Kapantow GHM & Manginsela EP. 2019. Kontribusi Usahatani
Kelapa Terhadap Pendapatan Keluarga di Desa Klabat Kecamatan Diemembe Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Agri-Sosioekonomi. 16 (1):141
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2021 Tentang Pengelolaan Perhutanan Sosial. Jakarta: KLHK.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Kehutanan. Jakarta: KLHK.
Putusan MK 35/2012 Tentang Tanah Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat
Paulus AL, Wangke WM & Moniaga VRB. 2015. Kontribusi Usahatani Kacang Panjang Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Petani di Desa Warembungan Kecamatan Pineleng. Jurnal Agri-Sosioekonomi. 11(3):53.
Patianingsih & Nizar WY. 2018. Peran Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Terhadap Pendapatan Petani Pengelola Kawasan Hutan Kemasyarakatan (Hkm) di Desa Giri Madia Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Silva Samalas. 1(1);76-83.
Prasetya AR. 2013. Struktur Dan Strategi Nafkah Rumahtangga Petani Peserta Program Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (Phbm) Di Bogorejo. Skripsi. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
Ritchie, C. Mc., Dougall., Mandy., Haggith., Nicolette, B & De Olivera. 2001. Kriteria dan Indikator Kelestarian Hutan yang Dikelola oleh Masyarakat. Centre for International Forestry Research (CIFOR). Jakarta.
Salatalohy A, Dassir, M & Millang, S. 2019. Strategi dan Struktur Nafkah Rumah Tangga Agroforestri di Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Hutan dan Masyarakat. Volume 11 No. 2.
Salman, Kautsar, R, Farid, M. 2016. Akuntansi Manajemen. Indeks, Jakarta
Satria, D. 2023. Analisis Partisipasi Masyarakat dan Pengelolaan Perhutanan Sosial (Studi Kasus di KPHP Limau Unit VII Hulu Sarolangun Provinsi Jambi). Tesis. Universitas Jambi
Scoones, I. 1998. Sustainable Rural Livelihood:A Framework For Analysi. IDS Working Paper No. 72. Institute Of Development Studies. University Of Sussex. Brighton.
Sukirno S. 2006. Makroekonomi Teori Pengantar. Raja Grafindo Persada, Jakarta, Indonesia.
Suminartika E, Budiman MA & Kusno K. 2017. Kontribusi Usaha Tumpang Sari Kedelai Terhadap Pendapatan Petani Kedelai di Sentra Produksi Jawa Barat. Jurnal Agribisnis Terpadu dan Sosial Ekonomi Pertanian. 2 (2):291-357.
Suratiyah K. 2011. Ilmu Usaha Tani. Penebar Swadaya, Jakarta.
Suratiyah K, 2006. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya, Jakarta.
Tanjung FM. 2014. Kontribusi Hutan Rakyat terhadap Pendapatan Usaha Tani di Desa Bayasari, Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat . Skripsi. Bogor (ID) : Departemen Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan IPB.
UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Unit VII Hulu Sarolangun. 2016. Rencana Pengelolaan Jangka Panjang KPHP Limau Unit VII Hulu Sarolangun. Jambi
Yusuf, M. A. dan Makarawo, T. M. 2011. Hukum Kehutanan di Indonesia. Buku. Rineka Cipta. Jakarta. 19 hlm.
Yusdi M, Yusriadi & Sriwahyunigsih AE. 2019. Analisis pendapatan Usahatani Antara Petani yang Menggunakan Benih Padi Berlabel dan Benih Padi Non
Berlabel di Desa Leppangang Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang. Jurnal Ecosystem. 19(1):61-67
Zeilika, E,. Kaskoyo, H & Wulandari, C . 2021. The Effect Of Participation In Community Forest Management On The Welfare Of Farmers (Case Study At Mandiri Lestari Forest Farmers Community, In KPH VIII Batu Tegi. Jurnal Hutan Tropis. Vol. 9
DOI: http://dx.doi.org/10.33087/mea.v10i1.286
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal MeA (Media Agribisnis) Published by Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Batanghari |
.png)

